KSP-TWM adalah kuesioner skrining sederhana yang dirancang untuk membantu seseorang menilai apakah pesan WhatsApp, tawaran kerja online, bisnis, investasi, atau ajakan bergabung yang baru diterimanya mengandung indikasi penipuan (scam). Kuesioner ini bersifat preventif karena digunakan sebelum seseorang mengambil keputusan, bersifat edukatif karena membantu mengenali ciri-ciri umum modus penipuan digital, dan bersifat sebagai skrining awal karena bukan alat diagnosis, melainkan alat bantu untuk menilai tingkat kewaspadaan. Kuesioner ini cocok digunakan ketika seseorang baru menerima chat dari nomor yang tidak dikenal, mendapat tawaran kerja online yang terlihat terlalu mudah, diundang ke grup investasi atau bisnis, menerima ajakan transfer uang, deposit, atau top up, serta ketika merasa bingung apakah tawaran yang diterima tersebut benar-benar asli atau justru merupakan jebakan.
Tujuan dan Manfaat : Kuesioner ini bertujuan untuk membantu individu mengenali tanda-tanda awal penipuan digital melalui WhatsApp, mencegah keputusan impulsif sebelum seseorang terlanjur mentransfer uang atau memberikan data pribadi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap manipulasi psikologis dalam berbagai tawaran online. Adapun manfaatnya adalah menjadi alat pemeriksaan cepat sebelum merespons tawaran yang mencurigakan, membantu pengguna membedakan antara tawaran yang wajar dan yang patut dicurigai, serta menurunkan risiko terjebak pada berbagai modus seperti tugas berbayar, investasi palsu, kerja freelance palsu, bisnis dengan sistem deposit, dan penawaran profit instan. Selain itu, kuesioner ini juga dapat digunakan sebagai media edukasi bagi keluarga, siswa, komunitas, dan masyarakat umum.
Cara Pengisian: Cara pengisian kuesioner ini sangat sederhana. Responden diminta membaca setiap pernyataan yang tersedia, lalu memberikan jawaban sesuai dengan kondisi pesan atau tawaran yang diterima. Jawaban yang digunakan hanya terdiri dari dua pilihan, yaitu “Ya” jika pernyataan tersebut sesuai atau memang terjadi, dan “Tidak” jika pernyataan tersebut tidak sesuai atau tidak terjadi. Dalam sistem penilaian, jawaban “Ya” diberi skor 1, sedangkan jawaban “Tidak” diberi skor 0. Setelah semua pernyataan dijawab, jumlahkan seluruh jawaban “Ya” untuk memperoleh skor total, yang kemudian digunakan sebagai dasar untuk melihat tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan adanya indikasi penipuan.